• LinkedIn
  • Join Us on Google Plus!
  • Subcribe to Our RSS Feed

Sabtu, 28 Desember 2013

Photo Story : Sabung Ayam

17.06 // by Wisnu Yuwandono // , // 14 comments

Sabung Ayam

Sorak-sorai penonton mengiringi dua ekor ayam yang sedang bertarung beradu ketangguhan. Mereka sangat antusias melihat tiap gerak ayam petarung yang mereka dukung. Darah mulai bercucuran, sorakan semakin ramai. Ini pertarungan berdarah.

Ada dua jenis sabung ayam dalam tradisi Bali. Yang pertama adalah sabung ayam yang biasa disebut tajen. Istilah ini mengacu pada permainan sabung ayam sebagai hiburan kaum laki-laki. Ayam aduan yang memiliki otot-otot kuat menjadi jagoan para peserta. Dalam kegiatan ini biasanya juga berlangsung perjudian.

Satu jenis lainnya adalah tabuh rah. Dalam jenis ini, adu ayam merupakan ritual upacara agama. Adu ayam hanya diperkenankan sampai tiga kali aduan dan tidak boleh disertai taruhan atau perjudian. Ritual ini merupakan suatu bentuk pengorbanan hewan yaitu mempersembahkan darah ayam kepada roh-roh jahat. Tabuh rah sendiri berarti menumpahkan darah.

Tajen atau permainan sabung ayam dengan disertai taruhan sebenarnya sudah dilarang, akan tetapi tabuh rah sebagai ritual keagamaan masih terus dilestarikan. Akibatnya banyak acara tajen memakai kedok tabuh rah. Sehingga judi tetap terus berlangsung. Sebuah manipulasi  adat demi melanggengkan perjudian. Sayang sekali.
Sabung Ayam
Ayam aduan akan dipasangi taji di kakinya

Sabung Ayam
Tatapan mata ayam saat kakinya dipasangi taji. Mungkin dia berdoa agar dia memenangi pertarungan nanti.

Sabung Ayam
Seorang bapak dengan ayam yang akan diadu.

Sabung Ayam
Dua ekor ayam siap untuk bertarung

Sabung Ayam
Pertarungan

Pertumpahan darah sudah terjadi. Darah mengucur dari dada ayam jatuh membasahi sesaji.

Sabung Ayam
Pertarungan lainnya. Terlihat taji ayam yang siap menebas kepala lawannya.

Sabung Ayam
Salah satu ayam menyerah.

Sabung Ayam
Kucuran darah
Sabung Ayam
Sang Pemenang

Sabung Ayam
Sang Pecundang


14 komentar:

  1. Miris sekali kalo acara perjudian sabung ayam ini mengunakan dalih "ADAT" btw ngilu juga liat foto ayam yg kalah, kasihan banget

    BalasHapus
  2. dibolehin ya foto orang lagi tajen? atau ada kenalan yang ngajakin?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini bukan tajen yg judi gitu sih mas,,ini pas acara pembukaan kolam baru di Toya Bungkah. Pertamanya sih ga tau klo ada acara gini, bawa lensa 11-16 jdnya harus dkt bgt motonya :))

      Hapus
  3. Jadi ingat harvestmoon. Hahaha..Ya mau gmn lagi toh emang termasuk adat sih, ujung2nya ayam dipotong dan dimakan juga

    www.littlenomadid.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. emmm kalo yg ada judinya sbnrnya dilarang

      Hapus
  4. Foto terakhir yang kalah itu digorok lehernya ya? Hiii.... serem juga ya... Terus dibuat konsumsi atau dibuang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. foto yg terakhir itu blm digorok, itu ayam yg baru aja kalah, mukanya kena taji.
      Yang kalah terus digorok terus buat sesaji terus boleh dikonsumsi

      Hapus
  5. Balasan
    1. kalau mau dipake untuk iklan judi, saya tidak mengijinkan!

      Hapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Terimakasih mas atas foto-foto sabung ayam balinya sangat menarik

    BalasHapus
  8. Permainan yang melegenda ini masih ditemukan diberbagai daerah di Indonesia. Bahkan saat ini permainan adu ayam / tajen ini tengah digemari dan semakin banyak peminatnya. (Sabung Ayam)

    BalasHapus