• LinkedIn
  • Join Us on Google Plus!
  • Subcribe to Our RSS Feed
Tampilkan postingan dengan label Jawa Tengah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jawa Tengah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Februari 2016

Reuni Kecil di Pondok Kopi

22.44 // by dalijo // , , // 9 comments

reuni di pondok kopi
Tim hore
Baru saja merebahkan badan pada kasur yang terletak di rumah teman, saya harus kembali menegakkan badan lagi karena teman yang juga tuan rumah ini mengajak kami menuju sebuah tempat. Sebenarnya punggung masih pegal setelah perjalanan semalam dari Jakarta menuju Semarang menggunakan kereta api. Tapi bagaimana lagi, ajakan kali ini membuat badan yang capek dan mata yang kantuk menjadi segar kembali. Kami akan menuju daerah Bandungan di Semarang bagian selatan.

Jika belum tahu, sesungguhnya Semarang ada dua wilayah, satu Kotamadya Semarang dan satu lagi Kabupaten Semarang. Bandungan sendiri terletak di Kabupaten Semarang, tepatnya di lereng Gunung Ungaran. Karena itu pula kawasan Bandungan memiliki suhu yang sejuk. Sudah bisa ditebak di tempat ini banyak tempat peristirahatan, hotel, ataupun villa. Layaknya kawasan puncak di Bogor bagi masyarakat Jakarta, inilah lokasi favorit melepas penat warga Semarang.

Lokasi yang kami tuju adalah Umbul Sidomukti. Tempat wisata dengan daya tariknya adalah kolam-kolam pemandian buatan berbentuk bulat di atas bukit dengan pemandangan hijau di depannya. Terletak lebih dari 30 km dari pusat Kota Semarang, tidak membuat tempat ini sepi. Ada beberapa rombongan yang datang ke sini untuk melakukan aktivitas outbound, banyak juga pemuda-pemudi yang berenang di kolam sambil bercanda dan berfoto.
umbul sidomukti
Kolam di Umbul Sidomukti
umbul sidomukti
Pilih mana?
umbul sidomukti
he's flying without wings
Selain kolam yang menjadi ciri khas, sebenarnya tempat ini menyajikan banyak wahana lain yang cukup menghibur dan menantang adrenalin. Ada flying fox yang konon menjadi flying fox tertinggi di Indonesia, ada marine bridge, ada juga ATV, dan masih ada beberapa permainan lainnya. Bisa dibilang tempat wisata yang lengkap. Meski cukup variatif apa yang ditawarkan, kami hanya berkeliling dan melihat-lihat saja, dan tidak begitu tertarik untuk mencoba permainan yang bisa dibilang ekstrim tersebut karena kami sudah tua, karena kami penakut, karena sedang tidak berminat saja.

Sejatinya ini adalah reuni kecil-kecilan, kami berempat sudah lama tidak bertemu. Kami butuh tempat yang tenang untuk berbagi cerita, mengabarkan hal-hal yang sudah kami alami selama ini, ataupun sekedar mengingat kisah masa lalu. Untungnya tak jauh dari lokasi Umbul Sidomukti, bahkan masih satu kawasan, terdapat tempat nongkrong yang enak dan nyaman, namanya Pondok Kopi. Letaknya beberapa ratus meter ke atas dari Umbul Sidomukti atau tepat di bawah Basecamp Mawar, tempat start jika ingin mendaki Gunung Ungaran.

Hujan rintik-rintik mulai turun saat kami sampai ke tempat ini. Selapis halimun menutupi pemandangan yang ada di depan sana. Dari tempat ini, seharusnya Rawa Pening terlihat jelas, namun saat ini hanya samar-samar saja. Karena gerimis yang turun pula, kami mengurungkan niat untuk memilih tempat duduk outdoor.

Meski tengah hari tetapi sejuk seketika berubah menjadi dingin saat angin juga ikut mendampingi turunnya hujan. Kami segera memilih hidangan yang bisa menghangatkan badan kami, lucunya meskipun nama tempat ini Pondok Kopi tapi tidak ada satupun dari kami yang memesan kopi. Saya sendiri memesan susu jahe panas. Untuk masalah makanan, kami semua memesan Bakmi Jawa, sangat monoton, empat orang menunya sama. Kudapan singkong susu menjadi makanan pelengkapnya.

Sayangnya pesanan kami tidak disajikan dengan cepat, sehingga ketika dihidangkan di depan kami, karena begitu dinginnya suhu udara, bakmi jawa yang seharusnya berkuah panas itu sudah menjadi hangat bahkan cenderung dingin. Susu jahe masih relatif panas. Untuk menjaga suhunya tidak cepat turun, salah satu teman saya menaruh tatakannya di atas cangkir. Untungnya dia berhasil menjaga panas tidak cepat pergi.
pondok kopi
Singkong susu yahud
pondok kopi
Santapan saya
Siap disantap

Pemandangan ketika cerah
Rasa bakmi jawa dan susu jahenya sebenarnya standar saja, namun singkong susunya yang terasa nendang. Saat hujan sudah reda, kabut mulai menghilang dan matahari muncul kembali, kami pindah tempat duduk ke area outdoor dan kami memesan lagi singkong susu. Pemandangan yang dari tadi kami nantikan akhirnya datang. Rawa Pening terlihat jelas, di sebelahnya juga terlihat bukit-bukit yang bergumul membentuk lekukan-lekukan yang menawan. Ditambah canda, tawa dan cerita tentang masa-masa di kampus dulu yang tak jauh dari buku, pesta dan cinta, ini adalah reuni kecil yang sempurna.

Sabtu, 01 Juni 2013

Sebuah Pelajaran

15.08 // by dalijo // , , // 20 comments

gunung merapi
Menatap alam dari Merapi
Pada medio tahun 2010, beberapa bulan sebelum Merapi marah dengan membabi buta yang konon merupakan letusan terbesarnya sejak beberapa abad sebelumnya, saya sempat mendakinya. Tapi bukan karena letusannya itu yang membuat saya pada waktu itu merasa begitu kecil dan begitu lemah. Justru karena kesalahan yang saya (kami) buat sendiri.

Minggu, 20 Januari 2013

Sekilas Pasar Triwindu Solo

21.11 // by dalijo // , // 6 comments


Pasar Triwindu, Solo, Jawa Tengah
Pasar Triwindu
Suatu siang pada pertengahan Januari, gerimis sedang membasahi kota Solo. Saya sedang berada di dekat tempat yang cukup menarik di kota itu, Pasar Triwindu. Sekalian saja saya mampir untuk berteduh dan melihat-lihat suasana pasar. Barang-barang antik yang dijual di pasar ini seperti membawa saya ke jaman dahulu, jauh sebelum saya dilahirkan. Pengunjung sedang tak banyak, untuk mengusir kejenuhan para pedagang mengobrol dengan pedagang yang lain ada juga yang bermain kartu atau sekedar menikmati rokoknya. Meski tak ada hingar bingar tetap saja tempat ini adalah tempat yang menawarkan keklasikan yang menarik.

Selasa, 28 Agustus 2012

Sejuta Pesona Dieng

09.12 // by dalijo // , // 4 comments


Candi Dieng, Jawa Tengah
Candi-candi di dataran tinggi Dieng
Berkunjung ke suatu tempat baru memang selalu menyenangkan, tak peduli jauh atau dekat. Selain karena masih ada rasa penasaran, pengalaman dan wawasan baru akan kita dapatkan. Nah, belum lama ini tempat yang saya kunjungi adalah dataran tinggi Dieng.

Dieng berada di ketinggian sekitar 2000an meter dari permukaan laut. Hal ini mengakibatkan suhu sehari-harinya sejuk malah ke arah dingin. Sebagian besar kawasan Dieng masuk Kabupaten Wonosobo, sedang sebagian kecil masuk Kabupaten Banjarnegara. Daerah ini sebenarnya adalah gunung api yang masih aktif, dibuktikan dengan banyaknya kawah yang ada.

Minggu, 26 Agustus 2012

Bukit Sikunir Dieng, Menyapa Salah Satu Sunrise Terbaik di Dunia

18.34 // by dalijo // , // 19 comments


Sunrise Bukit Sikunir, Dieng, Jawa Tengah
Sunrise dari Bukit Sikunir
Nafas sudah tersengal-sengal ketika perjalanan baru menginjak 10 menit. Memang tanjakan seperti ini sangat dibenci oleh paru-paru saya yang sudah jarang dilatih berolahraga. Sementara Mas Soleh, yang menemani kami menuju puncak Bukit Sikunir ini, berada di depan berjalan dengan kecepatan cahaya, memang terlalu hiperbolis, tapi bagi saya dia berjalan seperti kilat. Dingin yang menusuk kulit sudah tak terlalu terasa, mengingat gerakan kaki untuk mendaki setapak demi setapak membuat panas tubuh meningkat. Memang tak terlalu lama siksaan ini berlangsung, karena puncak Sikunir tidaklah terlalu jauh dari tempat parkir. Tidak sampai satu jam, sampailah saya ditempat tujuan itu.

Rabu, 21 Juli 2010

Karimunjawa, Mutiara di Laut Jawa

22.06 // by dalijo // , // 44 comments




Karimunjawa, mungkin banyak orang yang tidak tahu dimana letaknya bahkan baru mendengar kata itu sekali ini. Yah, memang Kepulauan Karimunjawa belum populer di sebagian besar masyarakat Indonesia, apalagi di dunia. Tapi tahukah anda, dibalik ketidakpopuleran itu justru menjadikan kawasan ini masih sangat alami sehingga keindahan disajikan bukanlah keindahan yang dibuat-buat.
Terletak di Laut Jawa yang masih masuk kawasan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah atau tepatnya 60 miles laut utara Jepara. Kepulauan ini lebih terkenal bagi mereka para traveller yang mencari keindahan pemandangan bawah laut. Ya, kepulauan yang eksotis ini selain menyajikan pemandangan pantai yang menawan juga pemandangan bawah laut yang sangat indah, tidak kalah dibandingkan dengan daerah daerah lain yang menyuguhkan sajian yang sama.
Kepulauan Karimunjawa terdiri dari 27 pulau, dengan pulau utama adalah Pulau Karimunjawa dan Pulau Kemojan. Untuk mencapai kepulauan ini hanya ada 2 pilihan, naik kapal laut atau pesawat terbang. Kapal laut yang melayani penyeberangan kesana adalah KMP Muria dan KMC Kartini. KMP Muria berangkat dari Pelabuhan Kartini, Jepara, sedangkan KMC Kartini berangkat dari Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang. Sedangkan pesawat terbang tidak ada jadwal reguler, berangkat hanya berdasarkan pesanan, dan pastinya mahal biayanya.
Pulau Karimunjawa adalah pusat kegiatan dari kepulauan Karimunjawa, disini terdapat kantor kecamatan, walaupun begitu bila dibandingkan dengan daerah di Pulau Jawa, mungkin bisa dikatakan sangat sepi untuk ukuran ibukota kecamatan. Tapi jangan khawatir bagi anda yang ingin mencari penginapan, disini banyak terdapat guest house yang cukup nyaman dengan biaya sekitar Rp 60.000,- malam. Bagi anda yang ingin merasakan kenyamanan hotel dengan kamar AC pun tidak masalah, ada beberapa hotel dengan kualitas jempol dengan tarif sekitar dua ratus ribuan per malam. Tergantung selera dan kocek anda.

Suguhan utama wisata ke kepulauan ini adalah wisata bahari. Kita dapat menyewa kapal lengkap dengan ABK dan local guide untuk menemani wisata berkunjung ke pulau-pulau yang ada. Pilih sendiri pulau yang ingin dikunjungi atau bertanyalah pada guide sebaiknya pulau indah yang mana yang sebaiknya dikunjungi. Semua pulau yang ada adalah pulau keindahan, anda akan merasakan sensasi pemandangan yang luar biasa, pulau yang sepi dengan pasir putih lembut yang terhampar, nyiur melambai yang menghijau, pohon cemara laut yang berjajar, air laut yang bening dan yang utama adalah dunia bawah air dengan terumbu karang yang menawan dapat anda temui di hampir semua pulau yang ada. Benar-benar memanjakan mata dan pikiran anda. Jika dibandingkan dengan Kuta atau Senggigi atau pantai indah yang lain, pantai-pantai disini keindahannya tidak kalah bahkan lebih karena nilai plusnya adalah alami. Pemandangan bawah airnya pun tak kalah dengan daerah lain.


Bagi yang tidak bisa diving atau menyelam anda bisa melakukan snorkeling. Cukup dengan menggunakan snorkel set, berenang di atas permukaan air, anda bisa menikmati warna-warni terumbu karang dengan ikan-ikan yang berenang menari-nari di sekitar anda. Tak ada salahnya memberi makan pada ikan-ikan kecil itu. Ketika di Sea World anda hanya bisa melihat penyelam memberi makan pada ikan, disini anda bisa melakukannya sendiri.


Clown fish atau ikan badut yang lebih terkenal dengan nama ‘nemo’ pada film Finding Nemo juga dapat anda lihat langsung. Dengan ekor yang mengibas-ngibas mirip penari untuk mendorong tubuh kecilnya keluar masuk anemon, sangat lucu sekali ketika melihatnya bukan dalam film. Tapi jangan coba-coba untuk menyentuh anemonnya karena anda akan merasa gatal-gatal atau bahkan perih.

Ketika siang datang dan perut mulai keroncongan, menu makan yang cocok adalah ikan bakar. Itu menu makan siang standar disana tapi akan terasa sangat istimewa bagi para wisatawan. Anda bisa meminta pemandu anda membakarkan ikan atau anda bisa membakarnya sendiri kalau ingin menciptakan rasa sesuai dengan selera anda sendiri.
Selain sajian pemandangan pulau indah dan terumbu karang yang mempesona. Pengunjung dapat melihat dan bahkan berenang dengan ikan hiu, ikan hiu yang jinak tentunya. Di pulau Menjangan Besar terdapat penangkaran ikan hiu. Ditempat ini juga terdapat penyu dan bintang laut. Tidak ketinggalan, terdapat juga penangkaran burung elang jawa.
Sore hari adalah pemandangan terbenamnya matahari. Sebuah pemandangan yang membuat mata tak ingin lepas dari pulangnya sang surya. Langit jingga yang menciptakan sinaran menyejukkan mata apalagi dilihat dari bibir pantai, sungguh menawan dan romantis apabila anda mengajak pasangan anda.
Mari nikmati keindahan alam tanpa merusaknya. Agendakan liburan anda kesini. Buat apa jauh-jauh ke luar negeri untuk menikmati wisata pantai, jika Indonesia adalah rajanya. Buat apa jauh-jauh ke Karibia kalau Karimunjawa tak kalah indahnya.
Cintai Indonesia, jelajahi negerimu, jelajahi Indonesiamu.