• LinkedIn
  • Join Us on Google Plus!
  • Subcribe to Our RSS Feed

Selasa, 22 Januari 2013

PASTY Jogja

20.05 // by Wisnu Yuwandono // // 5 comments

Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta, PASTY
Seorang calon pembeli mengamati kandang burung
Suara tawar-menawar pedagang dan calon pembeli agak tersamarkan oleh riuh ocehan burung-burung cantik maupun jenis unggas yang lain. Siang yang terik tak menyurutkan mereka untuk melakukan kegiatan niaga. Kompleks ini memang tempat yang cocok untuk mencari sekaligus membeli berbagai macam hewan peliharaan.

Adalah PASTY nama tempat ini, kependekan dari Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta. Belum begitu lama tempat ini ada. Sebelumnya Yogyakarta punya pasar hewan (kebanyakan jenis unggas yang dijual, sehingga sering disebut juga pasar burung) bernama Pasar Ngasem yang letaknya di dalam benteng Keraton Yogyakarta. Berhubung letak Pasar Ngasem yang berada di dekat Kompleks Tamansari yang sedang mengalami renovasi dan kawasannya akan diperluas dan dipercantik, maka letak pasar hewan selanjutnya dipindah.

Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta, PASTY
Para pedagang berbincang dengan sesamanya
Tepat tanggal 22 Maret 2010 pedagang satwa dari Pasar Ngasem melakukan boyongan ke PASTY yang terletak di Jalan Bantul Km 1, Dongkelan. Sejak saat itu pula pusat jual beli satwa peliharaan beralih dengan pasti ke PASTY. Selain hewan peliharaan, sesuai dengan kepanjangannya, di tempat ini juga terdapat pasar tanaman hias. Keduanya dipisahkan oleh Jalan Bantul. Kompleks Satwa ada di timur jalan sedangkan tanaman hias berada di seberangnya. Sayangnya saya tak sempat memasuki kawasan tanaman hias.

Secara penataan, PASTY didesain dengan cukup rapi, jauh lebih rapi daripada Pasar Ngasem yang dulu terkesan umpek-umpekan. Di sini kios-kios dibuat sedemikian rupa sehingga selain pedagang bisa menaruh barang jualannya agar menarik pembeli, begitu pula pembeli bisa dengan lega melihat-lihat satwa yang ingin dicari.

Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta, PASTY
Ibu pedagang tua yang terlelap
Kebanyakan hewan yang dijual disini adalah bangsa unggas terutama burung. Ada bermacam-macam burung yang dijual. Dari jenis burung emprit sawah sampai jenis burung cantik dengan patuk menarik seperti burung betet dan sejenisnya. Mengapa bangsa unggas banyak dijual disini ternyata ada ceritanya. Konon pria Jawa bisa diukur keberhasilannya dari lima hal utama dalam hidup yang dimilikinya yaitu rumah, istri, kuda, keris, dan burung peliharaan. Hal ini begitu melekat dalam budaya pria Jawa begitu pula dengan Yogyakarta. Tak heran kalau dulu Pasar Ngasem begitu ramai dan tersohor dan hal itu pula sekarang diwariskan ke PASTY.

Selain burung dan unggas, banyak juga hewan peliharaan lain yang dijual. Ada ikan, kucing, anjing, hamster, kelinci dan beberapa hewan lainnya. Hewan-hewan tersebut tentulah membutuhkan makanan tiap harinya, makanya dijual pula makanan hewan. Ada berbagai macam makanan tergantung jenis hewannya dan kualitas pakannya. Tak ketinggalan pula kandang dan peralatan lain untuk memelihara hewan tersebut juga tersedia disini.




Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta, PASTY
Lucunya Kucing yang dijual
Yang menarik adalah adanya tempat untuk perlombaan kicau burung. Perlombaan ini sangat sering diadakan di Jogja. Sepetak tanah dengan banyak tiang pancang dijadikan arena lomba. Nantinya kandang yang sudah berisi burung kicau ditarik ke atas tiang menggunakan tali layaknya menaikkan bendera di tiang bendera saat upacara. Selanjutnya kicauan burung-burung itu akan dinilai oleh tim juri. Tentu saja yang dapat nilai terbagus dialah pemenangnya. Setelah memenangkan perlombaan itu akan menaikkan nilai jual si burung. Biasanya bahkan akan melonjak tinggi dari harga awalnya. Jadi tidak heran segala jenis perlakuan agar burung bisa bernyanyi dengan merdu dilakukan. Burung yang biasanya dilombakan adalah burung nuri.


Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta, PASTY
Penjual anjing dan yang dijual
Siang sudah mulai tergelincir saat teman saya sudah mendapatkan hal utama kelimanya. Kami pulang dengan membawa seekor burung nuri yang cantik. Anda juga bisa memperoleh hal utama kelima itu dengan pasti di PASTY.

5 komentar:

  1. saya sudah lama tinggal di Jogja tapi belum pernah ke sini
    nice info, salam kenal mas :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya jg orang Jogja tp baru kemaren itu kesana,hehe
      makasih sudah mampir di blog saya, salam kenal :)

      Hapus
    2. kalo mau jual kucing bisa ga gan?

      Hapus
  2. Bisa jual beli enggak ya? Soalnya mau jual anjing

    BalasHapus