• LinkedIn
  • Join Us on Google Plus!
  • Subcribe to Our RSS Feed

Selasa, 12 November 2013

Potret Pantai Pandawa

17.39 // by Wisnu Yuwandono // // 23 comments

Pantai Pandawa, Bali

Industri pariwisata terus berkembang seiring waktu. Orang-orang terus mencari tempat baru untuk dikunjungi dan dinikmati potensi wisatanya. Tempat yang itu-itu saja terasa mainstream, ramai dan membosankan. Apalagi di Bali, yang terkenal dengan wisata pantai tetapi Pantai Kuta yang menjadi andalan sudah terlalu biasa bagi kebanyakan orang. Pantai apa yang bagus tapi masih sepi dan ga banyak orang yang sudah pernah kesana, itulah tempat yang ingin dikunjungi oleh para wisatawan. Dan itu pula tempat yang menjadi sasaran para investor.

Pantai Pandawa, Bali
Jalan yang membelah tebing menuju Pantai Pandawa, Bali
Dasarnya Bali adalah gudangnya investor di dunia pariwisata, tentu saja hal tadi membuat eksplorasi pantai terus dilanjutkan. Di daerah selatan Bali memang banyak pantai yang bagus. Namun akses ke pantai-pantai tersebut cukup sulit karena karakteristik bagian selatan Bali yang berbukit-bukit membuatnya tertutup dan susah dijangkau. Sehingga selanjutnya muncul istilah secret beach atau hidden beach bagi pantai-pantai itu, bahkan banyak yang mengganti kata beach dengan paradise atau heaven.

Dulu banyak pantai di Bali yang (selain warga sekitarnya) para peselancar saja yang tahu. Para peselancar ini mencari pantai dengan ombak yang bagus, dikelilingilah pinggiran Bali oleh mereka. Ditemukanlah pantai-pantai bagus dan komunitas mereka saja yang tahu. Tetapi lambat laun arus informasi begitu kencang dan mudah sehingga pantai-pantai tersebut lalu dikenal oleh banyak orang.
Pantai Pandawa, Bali
Alat berat masih bekerja 'memperbaiki' tebing
Baru-baru ini ada sebuah pantai yang letaknya juga di selatan Bali yang mulai booming keberadaannya. Dahulu pantai itu bernama Kutuh karena letaknya di desa dengan nama itu. Namun sekarang karena pantai ini sudah terkenal dan ada patung-patung tokoh Pandawa di tebing sekitar pantai maka pantai ini diperkenalkan dengan nama baru yaitu Pantai Pandawa dengan embel-embel secret beach.

Sama seperti pantai-pantai di daerah selatan Bali yang sudah saya sebutkan tadi, pantai Pandawa ini dulunya juga susah untuk dikunjungi karena letaknya yang ada di balik tebing. Setelah terlihat potensi keindahannya, maka tebing-tebing itu dipotong untuk memudahkan akses ke sana. Tebing-tebing yang dipapras ini bentuknya seperti tebing yang ada di kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK). Sampai sekarang alat-alat berat masih bekerja untuk merapikan tebing dan membuat akses jalan yang lebih bagus lagi. Untuk menuju sebuah sajian alam, sajian alam lain harus dihancurkan lebih dahulu.
Pantai Pandawa, Bali
Patung tokoh pandawa di tebing
Pantai Pandawa memang menyuguhkan sajian yang lain dari kebanyakan pantai di Bali. Jumlah wisatawan yang belum seramai pantai-pantai ikon Bali. Pasir putih yang memanjang lalu ombak yang hanya mengalun pelan membuat kano bisa dikendalikan dengan baik oleh wisatawan meski mereka baru pertama kali mencobanya. Payung dan bangku untuk berjemur yang siap untuk membaringkan badan. Jajaran pondok-pondok yang mulai bertebaran menyajikan makanan dan minuman lengkap dengan kelapa muda yang menjadi minuman khas pantai. Dari atas tebing, penggemar olahraga paralayang bisa memuaskan hobinya berputar-putar di ketinggian melihat birunya laut. Lengkap sudah. Surga baru begitulah tagline nya. Memang seperti itu kelihatannya.
Pantai Pandawa, Bali
Bermain kano

Pantai Pandawa, Bali
Bangku buat berjemur
Sebelum Pantai Pandawa sepopuler sekarang, mata pencaharian penduduk sekitar sebagian besar adalah sebagai nelayan dan petani rumput laut. Lahan budidaya rumput laut itu masih ada sampai sekarang, berada di samping ‘lahan’ untuk bermain kano. Beberapa penduduk juga masih mencari ikan. Tetapi banyak juga yang beralih profesi sebagai karyawan hotel atau villa yang banyak bertebaran di atas tebing Pantai Pandawa. Beberapa juga beralih profesi dengan membuka warung.

Pantai Pandawa, Bali
Lahan rumput laut
Pantai Pandawa, Bali
Gubug di pinggir pantai
Dengan semakin banyaknya wisatawan yang berkunjung apakah penduduk yang tidak bekerja di sektor itu juga meraih keuntungan? Jika nantinya industri pariwisata terus berkembang, apakah semua penduduk sekitar Pantai Pandawa harus beralih profesi menjadi pekerja wisata? Saya juga tidak tahu. Yang saya lihat sampai sekarang gubuk para nelayan di pinggir pantai tetaplah berbentuk gubuk. Sesuai dengan namanya, semoga Pandawa benar-benar menjadi tokoh protagonis.

23 komentar:

  1. miris lihat tebing-tebing yang dipapras kayak gitu mas

    BalasHapus
  2. sekarang pandawa udah bukan hidden beach lagi -,- investor sih asal ramai main gasak aja, enggak mikirin lingkungan. kabarnya bali juga lagi ramai masalah reklamasi nih, entah yang mau direklamasi yang mana, bali selatan jelasnya :) tetapi tetep aja aku kangen sama bali :)

    BalasHapus
  3. ternyata mantap juga ya pantai ini. dulu pernah kesini tapi cuma sampai di foto ke2, gak sampai pantainya.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. pantainya sih bagus mas,,tp lihat tebing2nya dihancurin gitu ya ngelus dada jg

      Hapus
  4. Di Bali gitu? kelihatannya suram banget. Coba aja lebih dikelola dengan baik

    BalasHapus
  5. entah masih adakah pantai di bali yang masih benar-benar hidden..

    BalasHapus
    Balasan
    1. pantai2 yg ga pasir putih sih banyak yg masih sepi kak :D

      Hapus
  6. Wah cakep nih pantai Pandawa.... tapi kayaknya udah rame ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. masih relatif sepi (klo dibandingin kuta),hehe

      Hapus
  7. wah keren ne tebingnya mirip-mirip tebing di GWK

    BalasHapus
    Balasan
    1. kayanya konsepnya emang mirip gitu mas

      Hapus
  8. pantai baru nih, blom sempet maen pas terakhir kali ke bali.. :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. pantainya udah lama om, cma baru booming,haha

      Hapus
  9. pantai pandawa bener2 kerenn.. kangen kesana lagii...

    BalasHapus
  10. Pantai yg wajib tuk d kunjungi.
    Gk nyesel k sna,
    Pengen k sana lgi.....

    BalasHapus
  11. Wah hidden paradisenya bali ini keren - keren

    BalasHapus
  12. Kalo udah begini pasti deh sebentar lagi ada pembangunan hotel, villa, mall, dan fasilitas2 komersial lainnya. Hilang lagi deh surga indah yang dulunya tersembunyi dan tertap terjaga ini.

    BalasHapus
  13. untuk info lebih tentang pantai pandawa bisa kunjungi blogg pandawaline, biar beritanya jelas dan gk ngawur... konsep kita di desa kutuh adalah MEMBELAH TEBING....UNTUK MENGAIS DOLAR...! dan karena penduduk disana dl sebagian besar bertani rumput laut, dan lama kelamaan rumput laut menjadi punah dan petani menjadi bingung maka aparat desa bergegas membuka jalan untuk menuju ke pantai melasti kutuh, dan baru 2012 diresmikan menjadi pantai pandawa.. jadi masyarakat yg dulunya bertani sekarang beraling ke pariwisata dikarenakan rumput laut sudah gk bisa di kembangkan lagi,,,, jadi untuk pembangunan villa atau hotel kayaknya masih belum berani para investor membuka lahannya untuk itu, dikarenakan mungkin jalan ke pantai pandawa adalah jalan milik desa kutuh, bukan investor yag membuatnya... salam blogger.... VISIT US @ http://pandwaline.blogspot.com

    BalasHapus
  14. indah betul ini pantai, sewaktu-waktu saya akan mencoba berkunjung di pantai ini...

    BalasHapus
  15. Saya tertarik dengan tulisan anda tentang potret pantai pandawa. Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai Indonesia yang bisa anda kunjungi di Informasi Seputar Indonesia

    BalasHapus