• LinkedIn
  • Join Us on Google Plus!
  • Subcribe to Our RSS Feed

Kamis, 07 November 2013

Kuta is in Lombok

19.17 // by Wisnu Yuwandono // , // 16 comments

Kuta Lombok

Udara dingin dari AC mobil seketika berubah menjadi menyengat ketika saya membuka pintu mobil dan menginjakkan kaki di luar. Cuaca memang sedang sangat cerah, panas ngentang-ngentang malah. Hal yang cukup biasa ketika sedang berada di pantai. Ya, saya sedang berada di pantai, Pantai Kuta tepatnya. Kuta yang ada di Lombok.

Bagi para penyuka jalan-jalan atau yang memiliki nilai geografi yang sangat bagus pasti tahu bahwa di Lombok juga ada pantai yang bernama Kuta. Sama seperti di Bali, dinamakan pantai Kuta karena daerah tempat tinggal pantai tersebut bernama Kuta, lalu selanjutnya pantainya pun dinamai dengan nama yang sama. Bedanya pantai Kuta yang di Lombok ini masih sangat sepi dibandingkan Kuta yang ada di Bali. Memang untuk nilai keindahan itu masalah relatif, tapi bagi saya Kuta Lombok lebih indah.

Kami berhenti di bagian pantai tempat bersandar kapal-kapal nelayan. Ada beberapa anak yang bermain dengan menceburkan diri pada air yang mengalun pelan. Di sini pantai nya masih alami, maksud saya masih banyak sampah-sampah alami seperti dedaunan, rumput kering maupun ilalang yang bertebaran di bibir pantai.
Kuta Lombok
Pantai Kuta

Kuta Lombok
Sampan yang bersandar di Pantai Kuta

Kuta Lombok
Sampah alami di Pantai Kuta
Tak begitu lama saya menikmati bagian pantai ini. Selanjutnya mobil diarahkan ke bagian lain Pantai Kuta. Sepanjang perjalanan di kanan kiri jalan terdapat warung maupun penginapan. Namun bangunan di bagian selatan jalan (bagian yang dekat dengan pantai) beberapa tinggal puing saja.

“Warung-warung itu direlokasi mas”, jelas Pak Nur, supir mobil yang kami sewa.

“Biar lebih rapi kawasan pantainya. Di samping itu, kalau masih ada bagunan-bangunan di dekat pantai, pantainya jadi ga kelihatan dari jalan sini mas. Ga kelihatan indahnya, malah terlihat semrawut.”

“Lalu mereka dipindah kemana pak?” tanya saya.

“Di petak tanah depan tadi mas, mau dibangun kawasan pasar seni dan oleh-oleh”, terang Pak Nur.

Saya berharap relokasi itu berdampak baik bagi para pelaku wisata di Kuta maupun bagi pantainya sendiri.

Mobil masih terus melaju menyusuri jalanan. Tak berselang lama, kami telah memasuki kawasan Novotel. Hotel yang cukup mewah di kawasan Pantai Kuta. Hotel ini memiliki daerah pantai privat untuk para pelanggannya saja. Jika tidak menginap di sana, ada biaya masuknya. Kalau tidak salah mobil kami cuma dimintai Rp 5000,- saja. Saya tidak tahu itu resmi atau pungli.

Pantai ‘milik’ Novotel ini berbentuk seperti teluk, ombak mengalun dengan cukup pelan. Dan yang agak lain dari pantai kebanyakan adalah pasir putihnya tidak terlalu halus, besar-besar malah. Bentuknya mirip merica, makanya banyak yang menyebutnya pasir merica. Semoga tidak ada pasir bawang, karena kalau pasir segede bawang namanya bukan pasir lagi, itu kerikil.

Kuta Lombok
Tempat berjemur milik Novotel
Saat itu tak banyak pengunjung yang menikmati Kuta nya Novotel, baik yang menginap maupun yang menyusup seperti saya. Sepi, lengang. Beda banget sama Kuta Bali. Di sini pun sangat bersih, mengingat dikelola dengan cukup profesional oleh manajemen hotel.
Kuta Lombok
Kuta Lombok

Kuta Lombok
Kuta Lombok
Di ujung timur pantai terdapat bukit yang menjulang. Di depan bukit ada empat patung, tiga patung pria yang sedang mengejar satu patung wanita. Itulah patung-patung yang menggambarkan kisah Putri Mandalika yang terkenal itu.

Kuta Lombok
Patung Putri Mandalika dan para pangeran
Cerita Putri Mandalika bisa dicari sendiri di berbagai blog. Karena saya ga tau detailnya (apalagi ada berbagai versi) maka tidak saya tulis di sini.

Mari berwisata dengan bertanggung jawab. 
Salam.

16 komentar:

  1. Pantainya sangat keren dan sepi.
    cocok banget untuk yang lagi butuh ketenangan

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mas, sepiiii..ramenya pas ada acara mencari cacing nyale sekitar bulan februari..
      terima kasih sudah mampir :)

      Hapus
  2. wah. ke lombok ngak ngajak2.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha pas ada kerjaan ini mas,,trus mampir kuta
      nanti kalo mas toliq ke lombok saya diajak mas,hehe

      Hapus
  3. "ngentang-ngentang" tuh bahasa jawa mas? :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha iya mbak feb,,artinya panas banget :))

      Hapus
  4. Tempatnya bagus ya gak kalah sama Kuta Bali.... pantai di NTT sepertinya perlu sentuhan juga supaya bisa ditandingkan dengan Bali dan Lombok

    BalasHapus
  5. Sore mas, mau tanya masih punya cp Pak Nur sopir mobil yang mas sewa? Trim's sblumnya :)

    BalasHapus
  6. Makasih banyak mas info nya... :D

    BalasHapus
  7. memang pantai di lombok bagian selatan itu keren2 dan spotnya luar biasa,,
    salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. memang benar mas marlion
      salam kenal :)

      Hapus
  8. buat traveller pencinta pulau lombok dan gili trawangan, gili air dan gili meno, yang suka jalan sendiri ala backpacker atau yang traveling dengan ngambil paket wisata lombok .. ada lagu yg pas sekali untuk tulisan ini.. judulnya : lombok i love you - #song #reggae #amtenar - makasih untuk tulisannya ini ya kakak. cheers

    BalasHapus