• LinkedIn
  • Join Us on Google Plus!
  • Subcribe to Our RSS Feed

Selasa, 11 September 2012

Senggigi, 18 Mei 2012

19.23 // by dalijo // , // 8 comments

senggigi, lombok

Senja menyapa dunia
mentari yang mulai menua itu memudarkan sinarnya
meninggalkan pesona kilau jingga
menciptakan paduan warna yang melukiskan keindahan

Rabu, 05 September 2012

Tari Kecak dan Api Uluwatu, Kolaborasi Spektakuler Alam dan Budaya

17.04 // by dalijo // , , // 3 comments


Tari Kecak, Uluwatu, Bali
Tari Kecak
Akhir pekan sepertinya terlalu berharga untuk dilewatkan bersantai-santai saja di kamar. Apalagi saya tinggal di Bali. Tempat wisata paling terkenal di negara ini. Siang menjelang, cerah menjarang, lalu merugilah jika tidak keluar rumah.

Rencana utama saya kali ini adalah menonton pertunjukan tari kecak di Uluwatu, suatu tempat di ujung selatan Pulau Bali. Berhubung jalan sebelum Uluwatu juga terdapat pantai-pantai yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya, tidak ada salahnya sekedar mencicipi hidangan pembuka sebelum menyantap main coursenya.

Senin, 03 September 2012

Jejak Julia Robert Ada di Pantai Padang-padang

14.44 // by dalijo // , // 7 comments


Pantai Padang Padang, Bali
Pantai Padang Padang
Yang pernah menonton film Eat, Pray, Love pasti ingat scene dimana Julia Robert berenang di pantai yang sepi. Ya pantai itu mulai terkenal setelah masuk dalam ‘film internasional’ tersebut. Pantai itu bernama pantai Padang-padang.

Pengunjung yang datang kesini memang ada yang karena penasaran dengan pemandangan aslinya setelah melihat film tadi lalu ingin menapak tilasi jejak Julia Robert di pantai tersebut. Tetapi di pulau yang cukup terkenal dengan pantai Kuta nya ini mungkin banyak juga yang ingin menikmati pantai lain selain Kuta, karena sudah bosan dengan sajiannya. Motivasi apapun sebenarnya sah-sah saja dan terserah anda, yang jelas memang pantai Padang-padang ini layak untuk masuk list kunjungan apabila berlibur ke Bali.

Selasa, 28 Agustus 2012

Sejuta Pesona Dieng

09.12 // by dalijo // , // 4 comments


Candi Dieng, Jawa Tengah
Candi-candi di dataran tinggi Dieng
Berkunjung ke suatu tempat baru memang selalu menyenangkan, tak peduli jauh atau dekat. Selain karena masih ada rasa penasaran, pengalaman dan wawasan baru akan kita dapatkan. Nah, belum lama ini tempat yang saya kunjungi adalah dataran tinggi Dieng.

Dieng berada di ketinggian sekitar 2000an meter dari permukaan laut. Hal ini mengakibatkan suhu sehari-harinya sejuk malah ke arah dingin. Sebagian besar kawasan Dieng masuk Kabupaten Wonosobo, sedang sebagian kecil masuk Kabupaten Banjarnegara. Daerah ini sebenarnya adalah gunung api yang masih aktif, dibuktikan dengan banyaknya kawah yang ada.

Minggu, 26 Agustus 2012

Bukit Sikunir Dieng, Menyapa Salah Satu Sunrise Terbaik di Dunia

18.34 // by dalijo // , // 17 comments


Sunrise Bukit Sikunir, Dieng, Jawa Tengah
Sunrise dari Bukit Sikunir
Nafas sudah tersengal-sengal ketika perjalanan baru menginjak 10 menit. Memang tanjakan seperti ini sangat dibenci oleh paru-paru saya yang sudah jarang dilatih berolahraga. Sementara Mas Soleh, yang menemani kami menuju puncak Bukit Sikunir ini, berada di depan berjalan dengan kecepatan cahaya, memang terlalu hiperbolis, tapi bagi saya dia berjalan seperti kilat. Dingin yang menusuk kulit sudah tak terlalu terasa, mengingat gerakan kaki untuk mendaki setapak demi setapak membuat panas tubuh meningkat. Memang tak terlalu lama siksaan ini berlangsung, karena puncak Sikunir tidaklah terlalu jauh dari tempat parkir. Tidak sampai satu jam, sampailah saya ditempat tujuan itu.

Senin, 09 Juli 2012

Balangan, Pantai Sepi di Bali

14.33 // by dalijo // , // 20 comments


Pantai Balangan, Bali
pasir putih pantai Balangan
Bali sudah terkenal dengan pantai-pantai yang indah dan ramai. Kuta, Legian, Sanur dan beberapa pantai yang lain. Tapi di pulau yang mungkin sebagian besar orang di dunia pernah mendengarnya ini masih menyimpan pantai indah yang relatif masih sepi, Pantai Balangan namanya.

Sebelumnya sudah dua kali saya kesini, pertama di awal tahun 2010 lalu yang kedua di awal bulan Juni kemaren. Sekarang (21/6) yang ketiga kalinya saya kesini dan kedua kalinya di bulan Juni, bedanya sekarang bersama seorang sahabat yang berkunjung ke Bali.

Selasa, 29 Mei 2012

Gili Trawangan : Cerita dari Pulau Internasional

07.28 // by dalijo // , , // 3 comments


Gili Trawangan, Lombok
Sunrise dan Rinjani
18 Mei 2012
Langit yang begitu cerah menemani pagi itu di Gili Trawangan. Gunung Rinjani terlihat gagah di kejauhan. Perahu-perahu banyak yang bersandar di pantai, sebagian berada di tengah laut, bahkan sudah ada yang bergerak di waktu sepagi itu. Saya suka pagi, meski sejujurnya sering melewatkannya. Ah pagi ini begitu indah. Warna jingga yang membungkus matahari ketika hendak muncul itu begitu menentramkan, menghangatkan dan seperti terapi bagi hati. Saya juga suka senja dengan warna yang sama saat pagi. Keduanya adalah lukisan yang sempurna.

Minggu, 27 Mei 2012

Rinjani : Imagi yang tak lagi Sebuah Mimpi (bag 5)

22.56 // by dalijo // , // 3 comments

Rinjani, Lombok
Danau Segara Anak, Rinjani

I see trees of green, red roses too
I see them bloom, for me and you. 
And I think to myself,what a wonderful world...

I see skies of blue, And clouds of white. 
The bright blessed day, The dark sacred night. 
And I think to myself, 
What a wonderful world...
(Louis Armstrong - Wonderful World)
16 Mei 2012

Pernahkah kalian harus berpisah dengan sesuatu ketika kalian mulai merasakan suka bahkan cinta? Memang cinta tak bisa ditebak datangnya, ada yang merasa ketika sudah ditinggalkan, ada juga yang merasa saat masih bersama. Saya merasakan jatuh cinta saat masih bersama akan tetapi harus segera berpisah dengannya dan entah kapan lagi kami akan saling melepas rindu. Saya jatuh cinta dengan Segara Anak, saya jatuh cinta dengan Rinjani. Dan saat cinta itu datang menggebu, saat itu pula saya harus meninggalkannya.

Selain karna rasa suka dengan Segara Anak, saya juga suka dengan suasana pagi. Saat sinar matahari menerobos ranting dan dedaunan lalu merontokkan embun. Sinar yang menyegarkan, sinar yang memberi semangat. Jadi pagi itu rasa suka saya dobel. Walaupun sejujurnya saya sering mengkhianati cinta yang satu ini, karena sering kali tidak bangun pagi :p.

Jumat, 25 Mei 2012

Rinjani : Imagi yang tak lagi Sebuah Mimpi (bag 4)

17.52 // by dalijo // , // 3 comments


Rinjani, Lombok
Segara Anak dilihat dari Plawangan

“Somewhere over the rainbow
Way up high,
There's a land that I heard of once in a lullaby.




Somewhere over the rainbow
Skies are blue,
And the dreams that you dare to dream
Really do come true.”
(Ey Harburg)

15 Mei 2012

Mungkin sebagian besar diantara kita pernah bermimpi tentang suatu tempat yang sangat indah. Kebanyakan imajinasi itu ada waktu masih kecil, walaupun tidak sedikit yang tetap menghiasi pikiran ketika sudah beranjak dewasa. Dan bahkan tetap mencarinya. Saya sendiri selalu ingin pergi ke dunia dimana hanya ada keindahan dengan suara angin yang tenang dan gemericik air.

Rinjani: Imagi yang tak lagi Sebuah Mimpi (bag 3)

16.12 // by dalijo // , // 2 comments


Rinjani, Lombok
Pelawangan yang berkabut

14 Mei 2012
Brrrrrrrr,,,Suara gemuruh angin ditemani hujan yang turun cukup deras itu membangunkanku ditengah malam. Rencana awal jam 2 dini hari kami akan melakukan summit attack ke puncak Rinjani. Tapi apa mau dikata, semuanya kecuali saya tidak berani menerjang badai pagi itu, selain suaranya yang memang mengerikan, tubuh kami sepertinya masih butuh istirahat setelah menempuh perjalanan yang berat dihari kemarin. Dan semuanya kembali terlelap.

Sinar mentari membangunkan kami di pagi harinya, meski keseluruhan badannya tertutup kabut tebal, masih saja sinarnya sanggup menerobos hingga membuat ruangan di dalam tenda menjadi terang. Pagi yang dingin, dengan rintik hujan yang masih sesekali turun, dan angin yang belum berhenti menerjang membuat pohon di sekitar tenda kami bergoyang, tak terkecuali tenda kami sendiri. Badanku sendiri terasa pegal-pegal, terutama di bagian leher karena malamnya tidur dalam posisi yang tidak jelas. Kaki tidak bisa lurus dan kepala miring, hasilnya leher tengeng :D. Tenda kami memang kecil, idealnya maksimal untuk 3 orang, sedang ini kami mengisinya dengan 4 orang, saling gencet-gencetan, mirip sandwich terinjak :)).